Langsung ke konten utama

Minggu

Kini hidupku sudah berbeda. Semua jauh dari perkiraanku sebelumnya. Banyak yang berubah. Entah akhir-akhir ini aku jauh merasa kesepian merindukan orang yang jauh disana. Mereka yang selalu mendukungku tiba-tiba enyah tanpa kabar. Ibu, bapak dan adikku satu minggu yang lalu mereka ngak memberi kabar sama sekali.
Hari sabtu kemaren aku memutuskan pulang ke rumah. Tidak mungkin setiap orang tua tidak menerima anaknya yang lama tak jumpa di rumahnya sendiri. Hari itu setelah semua permasalahan selesai, aku pulang ke rumah. Berjam-jam waktu yang terbuang, hanya duduk dan menunggu. Waktu berjalan dengan lambatnya. Biasanya waktu bergulir dengan cepat ketika aku benar-benar menginginkan pulang. Aku berangkat dari kos jam 12.45 WIB. Yah kira-kira jam segitu. Semua waktuku tersita di perjalanan dibalik kaca trans jogja dan bus kota. Suasana di luar kaca sangat bertolak belakang dengan suasana hatiku. Cuaca mendung, hujan jatuh dengan berjuta karunia-Nya yang mungkin menjadi keluhan untuk orang seperti aku yang sedang dalam perjalanan.
Dalam perjalanan itu aku hanya bisa bernostalgia dengan masa laluku. Masa kecil yang indah, yang selalu ada orang tuaku disampingku. Masa yang menyenangkan untuk dikenang dan dinanti lagi. Tetapi masa yang dinanti itu tidak mungkin kembali. Tetapi pada saat itu aku hanya bisa menanti. Menanti kehadiranku di rumah. Dan akhirnya penantianku tercapai juga dipermulaan azan maghrib. Detik-detik ketika aku turun dari bus. Aku melihat orang selalu memarahiku ketika belum sholat dan makan. Ya, itu bapakku. Senyum dan salam pun bertemu ditempat itu. Aku menahan air mata ini. Rasa syukur selalu ku ucapkan untuk pertemuan ini.
Suasana dingin kotaku mulai terasa di badan ini, menembus hangatnya rasa dibonceng oleh bapakku. Rumah pun sudah ku lihat. Pintu terbuka seakan-akan menunggu kehadiranku. Ku ucap salam, tetapi tidak ada yang jawab. Aku masuk kamar dan ternyata ibu sedang sholat maghrib dengan khikmatnya. Setelah selesai ku kecup tangan ibu. Tak kusangka senyum hangat itu muncul kembali. Adikku datang kerumah dengan teriak memangil namaku. Senyum-senyum kalian yang selalu aku rindu. Walau hanya minggu ini aku pulang. Tak apa yang penting aku sudah melihat karunia yang Allah kasih melalui Ibu, bapak, adik yang selalu mendukungku.
Walau hanya seperti itu, tidak ada satu hari di rumah. Aku tetap menanti untuk selalu pulang. Hari Minggu ini selalu menjadi minggu yang paling berkesan. Walau hanya bertatap muka sebentar, setidaknya aku tahu keadaan kalian. Aku masih menunggu Minggu yang lain untuk kembali ke rumah yang membesarkanku.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengenalan Tampilan Microsoft Word 2010

Microsoft Word (MS Word) merupakan program untuk mengolah kata. Nah disini saya akan membahas sedikit ilmu yang saya dapatkan dari Training ICT kemarin. Nah ayoo kita mulai mengenal tampilan Ms Word. Tab adalah sederetan menu yang ditandai dengan teks. terdiri dari tab File, Insert, Page Layout, dll. Ribbon adalah sekumpulan menu dalam setiap Tab. Sedangkan Group adalah sekumpulan atau kelompok menu dalam tiap Ribbon yang memiliki kesamaan fungsi.  Jadi, Tab menyediakan Ribbon, Ribbon terdiri dari beberapa Group, dan Group terdiri dari sekumpulan menu yang memiliki kesamaan fungsi. Berikut ini ilustrasinya. Mengenal Fungsi Icon pada Ribbon Home Ribbon Home terdiri dari beberapa Group yaitu, Clipboard, Font, Paragraph, Styles dan editing.

KISAH NYATA SBMPTN 2015

hari ini calon mahasiswa sedang bertempur menaklukan soal SBMPTN. Kalau mengingat saat dulu ketika saya ikut SBMPTN 2015, saya merasa gugup sekali. tetapi saya tetap berjuang walau tidak lolos. nah kali ini saya akan menceritakan Kisah Nyata SBMPTN. kisah ini pernah saya simpan selama 1 tahun. selamat membaca.. tetap semangat para pejuang SBMPTN 2016. Cerita ini admin copas dari Kompasiana tanpa ada edit didalamnya..... Pengumuman penerimaan SNMPTN tulis telah ada sejak kemarin petang pukul 19.00 WIB. Beratus ribu pendaftar terus menongkrongi komputer untuk melihat buah usaha yang mereka dapat. Sejak pengumuman keluar ada yang senang karena impiannya terkabul, namun banyak juga yang merasa kecewa dengan hasil dari usaha mereka yang belum dapat terwujud saat ini. Bagi mereka yang diterima ini merupakan momen yang menentukan masa depan dan wajib dirayakan, sedangkan bagi yang kurang beruntung mungkin banyak yang lebih mengurung diri dan tertutup dengan alasan tersebut. M...